|
Usia
kemampuan
|
Perkembangan
Kognitif
|
Perkembangan Fisik
|
Perkembangan Bahasa
|
Perkembangan Sosial Emosional
|
|
9 – 10 tahun
|
Umumnya anak usian sd berada pada periode operasional
kongkrit. Periode ini dicirikan pemikiran yang Refelsibel, mulai
mengkonserpasi pemikiran tertentu, adaptasi gambaran yang menyeluruh, melihat
suatu objek dari berbagai suatu pandang, mampu melakukan seriasi, dan
berfikir kausalitas.
a. Operasi berfikir revesibel anak usia sd sudah
mulai berkembang kemampuan berfikir logis, yakni berfikir yang menggunakan
operasi-operasi logis tertentu. Operasi yang mereka gunakan bersifat
refelsibel artinya dapat dipahami dalam dua arah. Cara berfikir ini sangat
tampak dalam logika matematika seperti pada penjumlahan, pengurangan, dan
persamaan. Menurut piaget ciri utama periode operasional kongkrit adalah
transportasi revesibel dan system kekekalan.
b. Kekekalan (konservasi) hasil penelitian
piaget menunjukan bahwa ada 6 perkembangan kekekalan pada anak periode
opersional konkret. Pertama, kekekalan bilangan yang muncul pada usia 5-6
tahun. Kedua, kekekalan subtensi yang muncul pada usia sekitar 7-8 tahun.
Ketiga, kekekalan panjang yang berkembang sekitar usia 7-8 tahun. Keempat,
kekekalan luas yang umumnya berkembang bersamaan dengan berkembangnya
kekekalan panjang. Kelima, kekekalan berat yang umumnya berkembang pada usia
9-10 tahun. Keenam, kekekalan volume yang umumnya berkembang pada usia 11/12
tahun
http://id.wikipedia.org/wiki/teori_perkembangan_kognitif
|
Anak sekolah dasar umumnya berusia 6-12 tahun. Secara
fisik, anak SD memiliki karakteristik sendiri yang berbeda dengan kondisi
fisik sebelumnya dan sesudahnya.
1. Tinggi dan berat badan
Pertumbuhan fisik anak pada
usia SD cendrung lebih lambat dan konsisten bila dibandingkan dengan masa
usia dini. Rata-rata anak usia SD mengalami penambahan berat badan sekitar
2.5 -3.5 kg, dan penambahan tinggi badan 5-7 cm pertahun (F.A Hadis 1996)
2. Proporsi dan bentuk tubuh
Anak SD kelas-kelas awal
umumnya memilik proporsi tubuh yang kurang seimbang. Kekurang seimbangan ini
sedikit demi sedikit mulai berkurang sampai terlihat perbedaannya ketika anak
mencapai kelas 5 atau 6. Pada kelas akhir lazimnya proporsi tubuh anak sudah
mendekati seimbang. Berdasarkan tipologi Sheldon ( Hurlock 1980) ada tiga
kemungkinan bentuk primer tubuh anak SD yaitu :
· Endomorph yakni tampak dari luar
berbentuk gemuk dan berbadan besar
· Ectomorph yang tampak tinggi, dada pipih,
lemak dan seperti tak berotot
3. Otak
Bila dibandingkan dengan
pertumbuhan bagian tubuh lain, pertumbuhan otak dan kepala jauh lebih cepat.
Menurut santrock dan yussen, sebagian besar pertumbuhan otak terjadi pada
usia dini. Menjelang umur 5 tahun, ukuran otak anak mencapai 90% dari ukuran
otak dewasa. Kematangan otak yang dikombinasikan dengan pengalaman
berinteraksi dengan lingkungan sangat berpengaruh terhadap perkembangan
kognitif anak.
|
Tahapan perkembangan Bahasa anak menurut Ross dan Roe
(Zuchdi dan Budiasih, 1997) membagi fase/tahap perkembangan Bahasa anak
seperti berikut :
Perkiraan umur 7 tahun – 11 tahun fase Semantik kemampuan
anak dapat membedakan kata sebagai symbol dan konsep yang terkandung dalam
kata.
Perkembangan semantic selama periode usia sekolah dan
dewasa, ada dua jenis penambahan makna kata. Secara horiusontal, anak semakin
mampu memahami dan dapat menggunakan suatu kata dengan nuansa makna yang agak
berbeda secara tepat.
Penambahan vertical berupa penambahan jumlah kata yang
dapat dipahami dan digunakan dengan tepat (Owens dalam Budiasih dan Zuchdi,
1997).
Menurut lindfors, perkembangan semantic berlangsung dengan
sangat pesat di SD. Kosa kata anak bertambah sekitar 3000 kata per tahun
(Tompkins,1995).
Menurut budiasih dan zuchdi (1997), anak usia SD sudah
mampu mengembangkan Bahasa figurative yang memungkinkan penggunaan Bahasa
secara kreatif. Bahasa figurative menggunakan kata secara imajinatif, tidak
secara literal atau makna sebenarnya untuk menciptakan kesan emosional. Yang
termasuk Bahasa figurative adalah a. ungkapan misalnya kepala dingin, b.
kiasan, misalnya “wajahnya seperti bulan purnama.”. d. pribahasa, misalnya
“menepuk air di dulang, terpecik muka sendiri.”
Referensi :
Zuchdi,
Darmiati dan Budiasih. 1997. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di
Kelas
Rendah. Jakarta: Depdikbud
Tompkins,
G.E. dan Hoskisson, K. 1995. Language Arts: Content and Teaching
Strategies.
Columbus, O.H.: Prentice Hall Inc.
|
Antara umur 7-9 tahun, anak-anak membentuk persahabatan
dan dan menurut penelitian, anak-anak telah mempercayakan teman-temannya
sebagai sumber sosial dan sebagai pemberi dukungan moral. Masalah-masalah
yang bisa didapati anak-anak dalam masa perkembangannya seperti : tidak
diterima dalam kelompok, tidak mempunyai sahabat, dimarahi orang tua, sakit
hati,dsb. Emosi lain dari masa ini meliputi marah, merasa bersalah, frustasi,
dan iri hati.
|
|
Kemampuan Perkembangan
Kemampuan berpikir, dan memberikan alasan, berkembang
secara matang antara usia 6 sampai 10 tahun. Sesuai dengan perkembangan
kognitif, kemampuan anak dalam memecahkan suatu persoalan pun berkembang.
Namun demikian, konsep yang dapat dimengerti oleh anak masih sederhana.
Konsep tentang masa lalu, misalnya, biasanya masih sangat abstrak bagi
anak-anak untuk dapat dipahami
|
(contoh: Kemampuan menyelesaikan masalah)
1. Anak sudah mampu memahami logika
matematika seperti A+B=C maka A=C-B atau B=C-A
2.
Kemampuan mengorganisasi data dan memilih informasi yang relevan dalam
pemecahan masalah
3.
Kemampuan menyelesaikan masalah yang tidak rutin
4.
Mampu memeriksa kesahihan suatu argumen
|
(contoh: Kemampuan menguasai senam irama)
1. Kelenturan
2. Keseimbangan
3 .Ketepatan
dengan irama
|
(contoh: Kemampuan membaca pemahaman)
1. pemahaman mengenai ide-ide dan informasi yang eksplisit
dalam bacaan
2.anak dapat merangkum isi bacaan atau membuat ringkasan
dari isi bacaan keseluruhan
3. kemampuan mengevaluasi dan bereaksi secara personal
terhadap informasi yang disajikan dalam bacaan
dst
|
(contoh: Keterampilan sosial)
1. kerja sama
2. bersaing
3.menolong
4. simpati
5. empati
dst
|
Thursday, November 15, 2018
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK 9-10 TAHUN
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment